
Seruya, Bontang – Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Kota Bontang, Anwar Sadat, yang mewakili Wali Kota Bontang membuka Pelatihan Satpam Gada Pratama Angkatan III Tahun 2025 gelaran Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker).
Anwar Sadat menyampaikan apresiasi atas nama Pemerintah Kota Bontang kepada Disnaker dan seluruh pihak yang telah mensukseskan kegiatan ini.
Pelatihan ini menurut dia adalah ikhtiar bersama untuk memperkuat rasa aman, tertib, dan nyaman di Kota Taman.
“Sebagaimana kita ketahui, Kota Bontang terus tumbuh dan berkembang. Di tengah geliat pembangunan ini, rasa aman dan ketertiban harus tetap menjadi fondasi utama,” ucapnya.
“Dalam konteks inilah, peran Satuan Pengaman (Satpam) menjadi sangat penting dan strategis sebagai garda terdepan,” sambung dia.
Meski Polri jadi institusi utama penegak hukum, Satpam juga punya peran penting dalam pencegahan gangguan keamanan.
Mereka bisa memantau potensi kerawanan di titik terdekat, seperti lingkungan kerja, perumahan, dan fasilitas publik.
Anwar Sadat juga menekankan pelatihan ini sangat strategis untuk memperkuat kapasitas SDM Satpam agar dapat bertindak profesional, proporsional, dan berintegritas.
Ini sejalan dengan misi Kota Bontang 2025-2029: “Mewujudkan Transformasi Sosial Menuju Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing”.
Untuk itu, kata dia, Pemkot Bontang mendukung penuh kegiatan ini sebagai investasi pengembangan SDM.
“Ini merupakan landasan untuk mewujudkan visi Kota Bontang yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan sebagai daerah mitra IKN,” tandasnya kepada 62 peserta.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Bontang, Lukmanul Hakim, melaporkan kegiatan ini terselenggara atas kerja sama pemerintah dengan PT Berlian Putra Reksindo.
“Pelatihan akan diikuti oleh 62 peserta dan akan berlangsung selama 12 hari. Narasumber berasal dari Polda Kaltim dan Binmas Polres Bontang,” jelas Lukmanul.
Setelah lulus, para peserta akan memperoleh sertifikat berlisensi ganda, yaitu dari Polda Kaltim dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Turut hadir oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kasat Binmas Polres Bontang, AKP Khoiri, perwakilan Polda Kaltim, Heny S Purba serta Kapten Inf Wijiono yang mewakili Dandim 0908/Btg. (Adv)











