Seruya, Bontang – Semangat kemanusiaan mengalir kuat di Stadion Bessai Berinta, Kota Bontang, pada Sabtu (29/11/2025).
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bontang menggelar upacara khidmat untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80.
Acara tersebut dirangkaikan dengan Pelantikan Anggota Palang Merah Remaja (PMR) se-Kota Bontang Tahun 2025.
Ratusan pelajar yang tergabung dalam PMR Mula, Madia, dan Wira, bersama para relawan dan tamu undangan, memenuhi stadion dalam balutan suasana penuh dedikasi.
Kehadiran mereka menjadi simbol estafet dan regenerasi semangat kepalangmerahan di Kota Bontang.
Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus memberikan sambutan yang inspiratif.
Turut hadir pula Ketua PMI Kota Bontang Aji Erlynawati, Staf Ahli Bidang Pembangunan Masyarakat dan SDM Lukman, serta jajaran guru dan kepala sekolah.
Dalam sambutannya, Wali Kota tidak hanya menyampaikan pesan formal, namun juga melakukan interaksi edukatif dengan para anggota PMR.
Secara spontan dirinya menguji pengetahuan para pelajar mengenai Tujuh Prinsip Dasar PMI. Dia berpesan agar semua anak-anak PMI memahami 7 prinsip dasar tersebut.
“Semua harus tahu ya tujuh prinsip dasar PMI. Kita harus punya jiwa Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan, dan Kesemestaan,” tegas Wali Kota Neni.
Dia juga menekankan bahwa penanaman jiwa relawan dan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip ini adalah kunci untuk memperkuat ketahanan sosial dan kesehatan masyarakat Bontang.
Mengakhiri pidatonya, Wali Kota memberikan pesan motivasi yang mendalam kepada ratusan generasi muda PMI.
Ia mengingatkan bahwa masa depan aksi kemanusiaan di kota tersebut berada di tangan mereka.
“Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Karena manusia tanpa cita-citanya akan kehilangan masa depannya. Kalian harus rajin belajar, dan berdoa. Semangat selalu, sehat selalu,” pungkasnya.
Pelantikan anggota PMR ini menandai komitmen Kota Bontang dalam melahirkan relawan-relawan muda yang siap siaga.
Diharapkan, semangat yang tertanam pada peringatan HUT ke-80 PMI ini akan terus menyala, memastikan keberlanjutan aksi kemanusiaan dan pelayanan sosial bagi seluruh warga Bontang. (Adv)












