
Seruya, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang resmi meluncurkan Operasi Timbang Serentak Jilid Dua Tahun 2025, Selasa (4/11/2025).
Ini adalah sebuah kegiatan kesehatan yang bukan sekadar mengukur berat badan, tetapi juga menjadi intervensi data komprehensif melawan stunting.
Targetnya ambisius: 100 persen balita di Kota Bontang terdata lengkap dan kasus stunting harus turun signifikan.
Acara yang dibuka secara daring oleh Wali Kota Neni Moerniaeni ini menandai langkah strategis Pemkot.
Dalam arahannya, Wali Kota Neni menegaskan operasi yang berlangsung dari 4 hingga 8 November di 124 Posyandu ini adalah tanggung jawab bersama.
“Kami tidak ingin ada kasus stunting baru. Stunting yang ada pun harus turun signifikan. Pemantauan pertumbuhan anak adalah tanggung jawab bersama demi memastikan setiap anak Bontang tumbuh sehat dan kuat,” ujar Neni.
Operasi timbang serentak kali ini memiliki keunggulan yang membedakannya dari sebelumnya.
Menurut Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang, Bambang Sri Mulyono, kegiatan ini diperluas cakupannya dengan menambahkan:
DDST (Denver Developmental Screening Test): Penilaian untuk mengukur perkembangan psikologis dan fisik anak. Metode ini penting untuk mendeteksi dini masalah perkembangan selain masalah gizi.
Penilaian Efektivitas PMT: Mengukur sejauh mana Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan susu yang telah diberikan berhasil.
Data Risiko Pernikahan Dini: Petugas Posyandu juga akan mengumpulkan data usia ibu saat melahirkan pertama kali dan usia pernikahan.
Data ini digunakan untuk mengendalikan potensi pernikahan usia dini, yang diidentifikasi sebagai salah satu faktor risiko stunting.
Untuk mencapai target 100 persen, Pemkot Bontang melibatkan sinergi dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan PKK.
Uniknya, kegiatan penimbangan tidak hanya berpusat di Posyandu, tetapi juga diperluas melalui “sweeping” atau kunjungan langsung ke rumah warga.
“Ini untuk memastikan tidak ada satupun balita yang terlewat dari pantauan kesehatan,” tandasnya. (Adv)











