Seruya, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) secara resmi memulai era baru dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur.
Bertempat di Ruang Pirus, Hotel Equator Bontang, Pelatihan ASN Corporate University (Corpu) Tahun 2025 dibuka pada Selasa (21/10/2025).
Acara tersebut menandai langkah strategis Pemkot Bontang untuk menciptakan birokrasi yang lincah dan berbasis pengetahuan.
Acara pembukaan yang khidmat dihadiri oleh para pejabat dan peserta, dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlinawaty, mewakili Wali Kota.
Dalam sambutannya yang inspiratif, Sekda Aji Erlinawaty menegaskan posisi krusial Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam sistem pemerintahan. “ASN dapat diibaratkan sebagai jantung dari sistem pemerintahan,” ucap Aji.
Ia lantas menekankan bahwa di tengah gelombang ketiga perubahan saat ini, birokrasi tidak lagi dapat bertahan dengan model kerja yang statis dan lamban.
“ASN harus menjadi pekerja berbasis pengetahuan yang mampu menggunakan data, informasi, dan teknologi untuk menciptakan nilai tambah dalam pelayanan publik,” tegasnya.
Transformasi Budaya Belajar
Pelatihan Corporate University ini bukan hanya sekadar sesi pembelajaran biasa, melainkan sebuah transformasi fundamental dalam cara birokrasi belajar.
Sekda Aji menyoroti bahwa Corpu mengubah pola pembelajaran sesaat menjadi proses yang berkelanjutan, kontekstual, dan berdampak langsung pada peningkatan kinerja organisasi—sebuah semangat yang diistilahkan sebagai learning for performance.
Langkah ini, menurut Aji, sejalan erat dengan visi Pemkot Bontang yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029, yakni meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pilar penting dalam mendukung pelaksanaan manajemen talenta di lingkungan Pemkot Bontang.
Membangun ASN yang Adaptif dan Inovatif
Kepala BKPSDM Kota Bontang, Sudi Priyanto, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para peserta.
Ia berharap Corpu menjadi wadah bagi ASN Bontang untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperkuat budaya kerja yang profesional, adaptif, serta berorientasi pada pelayanan publik.
Untuk memastikan keberhasilan transformasi ini, BKPSDM menghadirkan narasumber kredibel dari Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik LAN, yakni Dr. Fajar Iswahyudi dan Rustan.
Keduanya memberikan materi penting mengenai strategi penguatan budaya belajar ASN serta penerapan model Corporate University di lingkungan instansi pemerintah.
Dengan bekal pengetahuan dan semangat yang ditanamkan melalui Corpu, Pemerintah Kota Bontang optimis dapat membentuk ASN yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing. (Adv)












