Home Bontang Wawali Bontang Pimpin Gerakan Pungut Sampah, Dorong Kebersihan Jadi Budaya

Wawali Bontang Pimpin Gerakan Pungut Sampah, Dorong Kebersihan Jadi Budaya

Wakil Wali (Wawali) Kota Bontang, Agus Haris dalam gerakan pungut sampah yang diprakarsai oleh World Clean Day Kota Bontang (foto: PPID)
Wakil Wali (Wawali) Kota Bontang, Agus Haris dalam gerakan pungut sampah yang diprakarsai oleh World Clean Day Kota Bontang (foto: PPID)

Seruya, Bontang — Wakil Wali (Wawali) Kota Bontang, Agus Haris, kembali menunjukkan komitmennya yang tinggi terhadap kebersihan kota dengan terjun langsung dalam aksi bersih-bersih lingkungan.

Kali ini, Wawali memimpin gerakan pungut sampah yang diprakarsai oleh World Clean Day Kota Bontang bersama Kelurahan Tanjung Laut Indah, Sabtu (15/11/2025).

Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Pelabuhan Tanjung Laut Indah dan area sekitarnya, yang sengaja dipilih sebagai lokasi prioritas mengingat tingginya aktivitas masyarakat di wilayah pesisir tersebut.

Dalam kegiatan yang berlangsung antusias ini, Wawali Agus Haris tidak segan-segan jibaku memungut sampah, mulai dari limbah plastik, kemasan sekali pakai, hingga sampah yang tersangkut di sela-sela dermaga pelabuhan.

Setiap sampah yang berhasil dikumpulkan langsung dimasukkan ke dalam kantong sampah besar yang telah disiapkan tim.

Turut memperkuat gerakan peduli lingkungan ini adalah Lurah Tanjung Laut Indah, Ardiansyah, serta para Putra-Putri Duta Anti Narkoba Kota Bontang, yang kehadirannya diharapkan mampu memicu semangat generasi muda lainnya.

Di tengah kesibukannya memilah sampah, Agus Haris menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya kesadaran kolektif.

“Kegiatan seperti ini harus menjadi budaya. Bukan hanya seremonial, tapi ajakan nyata agar masyarakat peduli terhadap kebersihan lingkungannya,” ujar Agus Haris.

Ia juga berharap kolaborasi yang terjalin antara pemerintah kelurahan, komunitas pemerhati lingkungan, para duta generasi muda, dan seluruh warga dapat terus diperkuat.

Menurutnya, menjaga kebersihan pesisir adalah tugas bersama, mengingat wilayah tersebut merupakan wajah kota dan pusat aktivitas masyarakat.

Gerakan pungut sampah ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan, mengurangi penggunaan sampah plastik, serta mendukung penuh upaya berkelanjutan dalam rangka menjadikan Bontang kota yang bersih dan hijau.

“Kita harap Kota Bontang tetap bersih dan asri. Ini untuk kepentingan bersama dan kesejahteraan rakyat,” tandas Agus Haris. (Adv)