Home Samarinda Agusriansyah Soroti Minimnya Peran Alumni Doktoral Unmul dalam Perumusan Kebijakan Pendidikan Kaltim

Agusriansyah Soroti Minimnya Peran Alumni Doktoral Unmul dalam Perumusan Kebijakan Pendidikan Kaltim

Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Agusriansyah. (Dok: koranseruya)
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Agusriansyah. (Dok: koranseruya)

KALTIMKORANSERUYA – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Agusriansyah, menilai bahwa keberadaan alumni program doktoral, khususnya lulusan Universitas Mulawarman (Unmul), belum memberikan kontribusi optimal dalam perumusan kebijakan pembangunan sektor pendidikan di daerah.

Meski jumlah lulusan program doktoral di Kaltim terus meningkat, menurutnya, potensi keilmuan yang mereka miliki belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.

“Jumlah alumni doktoral di Kaltim terus berkembang, namun kontribusi mereka dalam ranah pembangunan masih terasa minim. Ini adalah potensi yang harus kita optimalkan,” ujar Agusriansyah, Sabtu (10/5/2025).

Ia menekankan pentingnya pendekatan kebijakan yang berbasis riset dan data kuat. Dalam hal ini, peran alumni doktoral sangat krusial untuk memberi masukan substantif dalam penyusunan kebijakan strategis, terutama dalam peningkatan mutu guru, sistem manajemen pendidikan, dan pengembangan SDM daerah.

Agusriansyah mendorong sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan para alumni doktoral agar gagasan dan hasil penelitian mereka dapat diimplementasikan dalam kebijakan yang menyentuh langsung masyarakat.

“Pendidikan harus bergerak maju dengan pemikiran yang berbasis riset dan data. Untuk itu, peran para akademisi, khususnya alumni doktoral, sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Ia juga berkomitmen membuka ruang kolaborasi dan dialog antara pemerintah daerah dan akademisi agar ide-ide konstruktif tidak hanya tinggal di ruang kuliah, tapi turut mewarnai arah pembangunan Benua Etam.

“Tak hanya itu, pentingnya peningkatan pengakuan terhadap program doktoral, khususnya di bidang Manajemen Pendidikan Unmul, agar keberadaan dan kontribusinya bisa diakui secara luas, baik di tingkat lokal maupun nasional,” tutupnya.

(RF | ADV DPRD KALTIM)