Home Samarinda Dorong Mitigasi Bencana, Subandi Minta BPBD Aktifkan Sistem Peringatan Dini

Dorong Mitigasi Bencana, Subandi Minta BPBD Aktifkan Sistem Peringatan Dini

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi.(dok: koranseruya)

KALTIMKORANSERUYA – Cuaca ekstrem yang melanda Kalimantan Timur, khususnya di wilayah Kota Samarinda, menjadi perhatian serius anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi.

Ia menilai intensitas hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir harus direspons cepat dengan kesiapsiagaan yang lebih sistematis.

“Curah hujan ekstrem ini jelas memperberat penanganan banjir yang sudah dikerjakan oleh pemerintah kota. Namun, karena ini faktor alam, kita harus perkuat antisipasi, bukan sekadar reaksi,” ujar Subandi, Senin (2/5/25).

Politisi dari Fraksi PKS tersebut menyoroti wilayah-wilayah yang rentan terdampak, termasuk kawasan perbukitan yang rawan longsor.

Ia mengimbau warga, terutama yang tinggal di zona rawan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

“Warga yang tinggal di lereng atau dekat tebing harus ekstra hati-hati. Jangan anggap sepele karena situasinya memang berisiko tinggi saat hujan terus-menerus turun,” jelasnya.

Untuk memperkuat langkah mitigasi, Subandi mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat provinsi maupun kota untuk segera mengaktifkan sistem deteksi dini terhadap potensi longsor.

Ia menilai agenda tersebut sangat penting agar informasi dapat segera sampai ke masyarakat.

“Saya minta BPBD mengaktifkan deteksi dini dan menyampaikan informasi ke warga di wilayah rawan. Jangan tunggu kejadian baru bergerak. Langkah mitigasi dini itu harus menjadi agenda utama,” tegasnya.

Dengan kesiapan yang lebih matang, ia meyakini risiko bencana dapat diminimalisir dan masyarakat bisa merasa lebih aman di tengah kondisi cuaca yang tak menentu.

RF (ADV DPRD KALTIM)