Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kaltim dari Dapil Kutai Kartanegara, Firnadi Ikhsan, mengungkapkan bahwa persoalan infrastruktur masih menjadi isu yang paling sering disuarakan warga Kukar sepanjang tahun 2025.
Ia menjelaskan, keluhan mayoritas datang dari petani, nelayan, dan masyarakat yang menggantungkan ekonomi pada sektor pertanian. Hampir di setiap masa reses, warga menyoroti buruknya akses jalan yang menghambat aktivitas mereka.
“Jalan desa hingga jalan menuju lahan pertanian masih banyak yang perlu diperbaiki karena sangat berpengaruh pada kegiatan ekonomi,” kata Firnadi.
Di sisi lain, ia mencatat adanya perubahan kebutuhan UMKM. Jika sebelumnya mereka lebih membutuhkan peralatan usaha, kini persoalan terbesar adalah keterbatasan modal untuk mengembangkan usaha.
“Alatnya sudah ada, tapi mereka butuh tambahan modal untuk bisa naik kelas,” ujarnya.
Firnadi mendorong pemerintah daerah agar segera menindaklanjuti aspirasi tersebut, baik terkait peningkatan infrastruktur maupun penguatan ekonomi masyarakat desa.
“Kami akan memastikan semua masukan ini ditindaklanjuti dan membawa manfaat nyata bagi warga,” tutupnya. (AL/Adv/DPRDKaltim)









