Home Samarinda Darlis Soroti Pentingnya Penambahan Anggaran untuk Samarinda sebagai Ibu Kota Provinsi

Darlis Soroti Pentingnya Penambahan Anggaran untuk Samarinda sebagai Ibu Kota Provinsi

Sekertaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi.(dok: koranseruya)

KALTIMKORANSERUYA – Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi, mendorong Pemerintah Provinsi untuk lebih serius memperhatikan kebutuhan anggaran Kota Samarinda.

Menurutnya, sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi, Samarinda layak mendapatkan alokasi anggaran yang lebih besar dibandingkan daerah lainnya.

“Samarinda ini jantungnya Kalimantan Timur. Mobilitasnya tinggi, jumlah penduduknya paling banyak, dan kompleksitas masalahnya pun jauh lebih besar,” ujar Darlis, Jumat (2/5/2025).

Ia menegaskan bahwa peran Samarinda bukan hanya sebagai ibu kota administratif, tetapi juga sebagai kota metropolitan dengan tantangan khas daerah urban.

Hal itu menurutnya menjadi alasan kuat agar provinsi meningkatkan bantuan keuangan, termasuk untuk mendukung berbagai program infrastruktur, lingkungan, dan sosial.

Persoalan yang dihadapi kota ini, lanjut Darlis, tak hanya berasal dari dalam. Banyak juga yang merupakan imbas dari kebijakan atau proyek provinsi yang berpusat di Samarinda.

Ia menyebut bahwa kebutuhan anggaran kota ini tidak bisa disamakan dengan daerah lain yang cakupan dan tantangannya lebih kecil.

“Kalau kita bicara adil, ya proporsional juga dalam penganggaran. Tidak bisa disamakan antara Samarinda dengan daerah yang penduduknya sedikit dan tantangannya tidak sekompleks ini,” tegasnya.

Darlis juga mengapresiasi kebijakan progresif yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Samarinda. Menurutnya, langkah-langkah visioner dari Wali Kota telah memberikan dampak positif, tidak hanya di dalam kota tetapi juga ke daerah sekitar.

Meski peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan APBD Kota Samarinda sudah menunjukkan hasil, ia menilai itu belum cukup. Masalah perkotaan yang semakin kompleks, seperti kemacetan, banjir, dan sosial-ekonomi, menuntut dukungan yang lebih besar dari provinsi.

“Peningkatan PAD itu penting, tapi tetap perlu sokongan dari provinsi. Kita tidak bisa membiarkan ibu kota berjalan sendiri menghadapi beban berat seperti ini,” ujarnya.

Darlis pun menekankan bahwa dukungan anggaran bukan semata-mata untuk membangun infrastruktur, tetapi juga menyasar pada peningkatan kualitas hidup warga dan penyelesaian berbagai persoalan sosial.

“Kalau ibu kota provinsi berkembang dengan baik, dampaknya akan terasa ke seluruh wilayah Kalimantan Timur. Maka sudah waktunya kita menaruh perhatian lebih besar kepada Samarinda,” pungkasnya.

RF (ADV DPRD KALTIM)