BONTANG – Fraksi Amanat Demokrat Bergelora (ADB) DPRD Kota Bontang meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian pajak daerah tahun anggaran 2025 yang belum mampu memenuhi target secara penuh.
Sorotan tersebut disampaikan Wakil Ketua Fraksi ADB DPRD Bontang, Sumardi, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Bontang terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD.
Menurut Sumardi, capaian pajak daerah sebesar 95,19 persen memang menunjukkan kinerja yang cukup baik, namun masih menyisakan ruang perbaikan yang harus menjadi perhatian pemerintah.
Ia menilai perlu ada kajian lebih rinci untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan target penerimaan pajak belum tercapai sepenuhnya, baik yang berasal dari aspek kebijakan, sistem pengelolaan, maupun kondisi ekonomi yang berkembang di masyarakat.
“Kami memandang capaian tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bersama agar ke depan potensi pendapatan daerah dapat tergali lebih maksimal dan target yang ditetapkan dapat tercapai secara optimal,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).
Fraksi ADB juga mendorong pemerintah untuk memperkuat sistem perpajakan berbasis digital guna meningkatkan efektivitas pengawasan dan mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi yang lebih luas dapat membantu pemerintah memperbaiki akurasi data wajib pajak sekaligus meningkatkan transparansi dalam pengelolaan penerimaan daerah.
Selain memberikan catatan terkait pendapatan daerah, Fraksi ADB turut mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kota Bontang mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-12 kali berturut-turut. Namun, Sumardi menegaskan capaian tersebut harus dibarengi peningkatan kualitas belanja daerah sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
“Prestasi dalam tata kelola keuangan tentu patut diapresiasi, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana setiap anggaran yang dikelola mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan warga,” pungkasnya.(Adv)






