Home Samarinda Ekti Imanuel Desak Evaluasi Kepemimpinan KSOP: Jembatan Mahakam I Tidak Boleh Terus...

Ekti Imanuel Desak Evaluasi Kepemimpinan KSOP: Jembatan Mahakam I Tidak Boleh Terus Jadi Korban

Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel. (Dok: koranseruya)
Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel. (Dok: koranseruya)

KALTIMKORANSERUYA – Gelombang kritik terhadap kinerja Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) terus mencuat. Kali ini datang dari Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, yang menuntut agar pimpinan KSOP segera diganti. Ia menilai lemahnya sistem pengawasan telah menjadi penyebab utama rentetan insiden di Jembatan Mahakam I.

Ekti menyatakan bahwa KSOP dan Pelindo gagal menunjukkan kinerja maksimal, terbukti dari seringnya kapal tongkang menghantam bagian jembatan.

“Kalau saya bisa ambil keputusan, Kepala KSOP sudah saya ganti. Ini bukan insiden biasa, tapi hasil dari pengawasan yang amburadul,” ungkap Ekti, Rabu (30/4/25).

Ia menyoroti lemahnya penerapan prosedur standar operasional di lapangan, salah satunya dalam insiden malam hari saat tali kapal terputus. Menurutnya, insiden semacam itu semestinya bisa dicegah jika ada pemantauan yang memadai.

“Pengawasan seperti dibiarkan berjalan sendiri. Tali kapal bisa putus tanpa ada yang tahu? Itu menunjukkan tidak ada kontrol yang berjalan,” tegasnya.

Ekti juga mengingatkan bahwa DPRD sudah berulang kali memberikan peringatan kepada pemerintah provinsi, namun hingga kini belum ada tindakan nyata terhadap buruknya tata kelola lalu lintas sungai di sekitar jembatan tersebut.

“Rekomendasi sudah kami sampaikan jauh-jauh hari. Tapi kalau tidak ditindaklanjuti, jembatan bisa terus menjadi korban,” tuturnya.

Menurutnya, pemimpin di level KSOP harus berani mengambil tanggung jawab. Jika tak mampu memperbaiki sistem yang ada, maka mundur adalah langkah yang paling terhormat.

“Jangan menunggu sampai nyawa jadi taruhan. Kalau sudah tak bisa menjalankan tugas, ya diganti. Jabatan bukan hak mutlak,” tegasnya.

DPRD Kaltim, lanjut Ekti, akan terus menekan agar Pemprov Kaltim bersikap tegas dalam menanggapi masalah ini. Ia berharap ada perbaikan menyeluruh pada sistem pengawasan di jalur sungai agar keselamatan warga dan kelancaran transportasi tetap terjaga.

“Jembatan Mahakam I ini infrastruktur vital. Jangan biarkan rusak hanya karena sistem yang lemah. Sudah waktunya ada perombakan menyeluruh,” pungkasnya.

RF (ADV DPRD KALTIM)