Home Headline News Kesejahteraan Tenaga Pendidik Masih Kurang, DPRD Kaltim Minta Guru Honorer Segera Diangkat...

Kesejahteraan Tenaga Pendidik Masih Kurang, DPRD Kaltim Minta Guru Honorer Segera Diangkat Jadi PPPK

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Ahmed Reza Fahlevi mendorong Pemprov Kaltim untuk mengalokasikan dana hibah kepada PMI Kaltim, guna menunjang program kerja dalam bidang kemanusiaan. (ist)

SAMARINDA, SERUYA.COM — Kesejahteraan guru menjadi salah satu aspirasi masyarakat yang ditampung DPRD Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi. Menurutnya, hal itu perlu dikawal sehingga perkembangan pendidikan di Kaltim dapat terus meningkat.

Perhatian terhadap tenaga pendidik itu ia sampaikan langsung pada saat Sidang Paripurna masa sidang II tentang laporan hasil reses pada Selasa (9/8/2022) lalu dimana saat interupsi ia menyampaikan setidaknya perlu menjadi perhatian terhadap pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di wilayah Kaltim.

“Mohon sekiranya Pak Pj Sekda untuk dapat disampaikan kepada penentu kebijakan dapat direalisasikannya SK (Surat Ketetapan) guru honorer menjadi PPPK,” ungkapnya pada Jumat (12/8/2022).

Ia membeberkan, dalam tahap kedua tentang pengangkatan tenaga pendidik dari yang berstatus honorer menjadi PPPK baru dilakukan pada dua daerah di Kaltim yaitu Kota Samarinda dan Kabupaten Berau, sedangkan sejumlah kabupaten dan kota lainnya masih menunggu akan hal serupa seperti yang telah dilakukan pada dua daerah tersebut.

“Mohon segera bisa diselesaikan untuk percepatan SK PPPK secara serentak, termasuk mengenai hak yang harus diterima agar dapat segera disalurkan,” tegasnya.

Ia membeberkan, dari 8 kabupaten dan kota yang belum dilakukan pengangkatan tenaga pendidik dari honorer menjadi PPPK terdapat besaran 507 orang yang masih menunggu kepastian tersebut. (adv)